Pojok

BBPP Lembang manfaatkan lahan untuk percontohan dan praktik

Lembang–Seorang pria muda berjaket tebal sambil mengepul asap rokok berdiri lantai di gerbang Komplek Balai Besar Pelatihan Pertanian Lembang, satpam […]
Hasanuddin Darjo (Kaban Ketahanan Pangan & Penyuluhan Aceh) bersama pelajar yang sedang praktik di BBPP Lembang. (Foto- Ahadar)

Lembang–Seorang pria muda berjaket tebal sambil mengepul asap rokok berdiri lantai di gerbang Komplek Balai Besar Pelatihan Pertanian Lembang, satpam BBPP tersebut dengan sabarnya menunggu kedatangan Kepala Badan Ketahanan Pangan Aceh (Drs. Hasanuddin Darjo, MM dan Kepala BDP Saree Drh. Ahdar,MP yang berkunjungan ke sana 26-27 Februari dalam rangka rakornis kerjasama diklat teknis statistik pertanian.

Suhu tengah malam pukul 01.00 Wib semakin menggigit sendi-sendi tulang, Irwan menuntun kami menuju Guest House Mawar, di penginapan tamu tersebut, petugas Guest House telah menyiapkan 3 kamar dan perlengkapan lainnya, sebut Ahdar yang kini sedang giat berusaha memajukan UPTB-BDP Saree.

Balai Besar Pelatihan Pertanian Lembang (BBPP) memiliki luas 17 Ha yang termasuk di dalamnya kantor, asrama, perumahan dan lahan percontohan bagi praktik dan magang, lebih luas sedikit daripada UPTB.

Balai Diklat Pertanian Saree, 16,5 ha.  BBPP Lembang berada di ketinggian antara 1.312 hingga 2.084 meter di atas permukaan laut dengan curah hujan sekitar 100-200 mm/bulan serta rata-rata kelembaban nisbi 84-89% .

Instalasi Budidaya Tiram lengkap mulai dari tempat pembibitan jamur sampai dengan produksi jamur, ternyata memang sangat sederhana dan mudah untuk dilakukan, semua peralatan manual yang dirakit dari bahan yang mudah diperoleh, Sebagai contoh untuk “steaming” media pembibitan terbuat dari drum dan dirakit untuk dapat dipanaskan dengan menggunakan bahan bakar maupun kayu bakar. Disamping itu juga disediakan perlengkapan/peralatan yang semi manual untuk memproduksi skala lebih besar,  secara rutin instalasi ini digunakan oleh peserta diklat (petani/penyuluh pertanian), siswa SMK Pertanian dan lainnya.

“Jamur tiram baik tumbuh padake tinggian 600-1000m dpl,” kata pengelola instalasi, suhu yang baik antara 18 s/d 22 M0C, dengan kelembaban 70%.

Bapak Kepala BKPLUH Aceh bertekad akan membawa penyuluh pertanian dan petani Aceh untuk belajar atau magang ke BBPP Lembang. “Kita akan kirim mereka dalam tahun ini,” katanya.

Keluar dari kumbing jamur, sebelanga jamur yang akan matang menitiskan air liur akibat baunya yang menggiurkan, pak Darjo memesankan satu piring untuk dirasa, para siswa Praktek Kerja Usaha (PKU) bertambah semangat meniupi kayu baker agar cepat matang.

Harga Tomat Chery di jawa barat cukup menjanjikan, Rp.15.000,- tanaman ini memerlukan tiang/tali  panjatan, tanaman organik ini sangat baik dikonsumsi dan rasanya juga enak, “kita akan kembangkan dan budayakan tanaman ini untuk ditanam di pekarangan rumah, disamping bermanfaat untuk dikonsumsi, juga memiliki nilai estetika di taman rumah tangga” kata Hasanuddin Darjo lelaki yang kini memimpin Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Aceh . BBPP Lembang menanam tanaman ini dalam screen house untuk mencegah hama dan menjaga kelembaban dan mengatur penggunakan air secara baik.

Hari sudah mulai siang, kami ditunutun oleh kepala instalasi ke ruang kultur jaringan, dimana pembibitan bunga krissan dan anggrek dilakukan di tempat tersebut. Bersebelahan dengan ruang kultur jaringan adalah laboratorium pasca panen.  Kami menyantap beberapa produk olahan yang cukup lumayan cita rasanya urai Ahdar kepala BDP Saree kepada penulis.

Noventya Dahliawanty, S.Ikom (Humas BBPP) Lembang, ketika mengkonfirmasi mentakan bahwa BBPP Lembang berusaha mengelolanya dengan sangat profesional dan kesemua produk olahan telah memiliki label paten, kesemua produk ini diajar kepada peserta pelatihan dan biasanya  prouk tersebut juga diberikan kepada mereka, seperti sorbet mangga, jus jambu, jus mangga, keripik bayam, keripik jamur dan lahan-lahana. [citizen journalism oleh Tarmizi Age]